Translate

Selasa, 12 April 2016

KELUARGA BESAR STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG MENGGELAR  DONOR DARAH

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Enrekang adalah salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Kab. Enrekang yang masih eksis sampai sekarang yang di kenal dengan semboyan Kampus Ungu. Mahasiswa yang cerdas dan kreatif yang tergabung dalam satu wadah Organisasi yaitu Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Faruq Altruis STKIP Muhammadiyah Enrekang (PIKOM IMM FARUQ ALTRUIS STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG) mampu merealisasikan suatu kegiatan social yang membuktikan bahwa mahasiswa STKIP Muhammadiyah Enrekang masih peka dan peduli terhadap sesama, dimana kegiatan ini melibatkan  Organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Kab. Enrekang, dan Instansi Unit Transpusih Darah RSUD Massenrempulu. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari kamis, 24 maret 2016, Pukul 09.00 – 12.00 wita. Bertempat di Aula Kampus 1 STKIP Muhammadiyah Enrekang. Yang menjadi peserta dalam kegiatan ini adalah Keluarga besar STKIP Muhammadiyah Enrekang dan siswa SMA Muhammadiyah Enrekang.
Kegiatan ini merupakan kegiatan pramusyawarah komisariat (Pra Muskom) PK IMM Faruq Altruis, serta merupakan salah satu program kerja bidang SPM (Sosial Pemberdayaan Masyarakat) PK IMM Faruq Altruis. ini juga merupakan perwujudan dari salah satu trilogi gerakan IMM yaitu HUMANITAS (Kemasyarakatan).  Dimana ini merupakan bentuk kepedulian kader  IMM terhadap masyarakat banyak walaupun kami sadari bahwa tak begitu banyak yang mampu kami berikan. Hal ini juga sejalan dengan tema yang diangkat yaitu “  Setetes darah anda akan menyelamatkan nyawa sodara kita yang membutuhkan( darah anda hidup mereka)”.
                Gerakan IMM ditengah-tengah kondisi mahasiswa dengan karakter individualistik yang makin meninggi ternyata masih banyak yang peduli dan memiliki nilai sosial yang tinggi. Menyumbangkan sekantong darah menumbuhkan nilai ke-Ikhlasan dalam diri si pendonor karena ia tidak lagi memandang siapa yang akan disumbang dan jelas mengedepankan rasa tanpa pamrih. Harapan besar bahwa menyumbangkan darah bisa menjadi budaya dan gaya mahasiswa dengan jargon “mahasiswa sejati adalah mahasiswa yang mendonorkan darahnya”.
Donor darah memberikan manfaat bagi orang lain. Banyak manfaatnya, selain beramal juga membuktikan bahwa diri kita sehat, mengapa?, karena hanya orang yang sehat yang bisa mendonorkan darahnya. Dengan mendonor darah merupakan ungkapan rasa syukur kita kepada Allah swt. karena telah diberi kesehatan dan kehidupan. Jumlah pendonor sekitar  ± 60 orang dan kantong darah yang berhasil di kumpulkan sebanyak 42 Kantong.
Hadir di acara ini beberapa Kakanda alumni (demisioner) IMM, siswa sma muhammadiyah enrekang, dosen, dan beberapa mahasiswa menyempatkan diri untuk berpartisipasi.
Kegitan ini adalah kegiatan yang kedua kalinya diadakan di STKIP Muhammadiyah Enrekang dan diharapkan bisa menjadi kegiatan rutin mahasiswa, agar kiranya mahasiswa mampu menumbuhkan jiwa sosialnya terhadap masyarakat yang lain. Setetes darah anda akan menyelamatkan nyawa sodara kita yang membutuhkan ( darah anda hidup mereka)”. (Ketua Panitia M. Yunus Sudirman).

Komentar Pendonor : kegiatan donor darah ini sangat luar biasa, karena  setetes darah bisa menyelamatkan nyawa seseorang. Dan sebagai bukti nyata bahwa mahasiswa adalah makhluk social dan sudah sepantasnya membantu masyarakat yang membutuhkan, karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya. (Ketua Umum PC IMM Kab. Enrekang” IMMawan MUH. HAMKA”).
kegiatan donor darah merangsang mahasiswa untuk memiliki kepedulian, menumbuhkan semangat berbagi dengan sesama, dan tatkalah pentingmahasiswa memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial di lingkuangan masyarakat."Berbagi itu indah, serta kepedulian itu bagian dari IBADAH"(@Musdin Muzakkir/Mahasiswa Prodi BK).

@myunus293




































Tidak ada komentar:

Posting Komentar