Translate

Rabu, 29 November 2017

Merajut Tali Silaturahmi di Moment Milad Muhammadiyah


dimana ada pertemuan disitu ada perpisahan. ??
pepatah lama ini yang kemudian senantiasa menghiasi hidup dan kehidupan manusia sehari-harinya. di setiap pertemuan ada moment kebersamaan yang tidak akan pernah bisa terulang sehingga pertemuan senantiasa dimamfaatkan untuk melepas rasa rindu diantara sesama.

hal ini yang kemudian terangkum dan terasa di kalangan aktivis mahasiswa utamanya Ikatan Mahasiwa Muhammadiyah, sebagai organiasasi kemahasiswaan dengan skala nasioanal sampai internasional menajdikan kader-kader IMM bertaburan di seantero negri ini mulai dari sabang sampai di ujung merauke. dengan banyaknya kader yang tersebar di seluruh daerah kabupaten/kota menjadikan para aktivis IMM bisa membangun jaringan memperbanyak teman dan kenalan dari berbagai daerah. terkhusu di Sulawesi Selatan hampir semua kabupaten/kota yang ada semuanya memiliki cabang masing-masing. inilah yang kemudian membuat kader IMM bisa saling mengenal satu sama lain.

umumnya mereka dipertemukan dalam forum Darul Arqam Madya (DAM), atau perkaderan tingkat menengah yang ada di IMM. agenda yang hampir tiap tahun dilaksanakan oleh cabang-cabang IMM, selain sebagai ajang pembentukan karakter kepemimpinan, kegiatan inipun dijadikan sebagai ranah membangun koneksi dan jaringan antar sesama kader dari cabang yang berbeda. begitu berkesanya pengalaman yang di dapat dalam moment DAM menjadikan para kader IMM meskipun berbeda latar belakang budaya dan kepribadian tetapi mereka tetap saling akrab dan solid.

tentunya perkaderan DAM adalah agenda yang berbatas waktu. oleh karena itu pertemuan yang terjalin,keakraban yang terbangun harus dipisakan oleh waktu. namun hal itu tidak melunturkan rasa persaudaraan yang ada.

ini kemudian terbukti di moment Milad Muhammadiyah ke 108 di Kabupaten Jeneponto pada tanggal 25 November yang lalu. acara milad ini dijadikan sebagai ajang melepas rindu sesama kader IMM dengan teman seperjuangan yang berasal dari cabang yang lain. sekaligus menjadi momentum untuk merekatkan kembali tali silaturahmi.

"Kita Memang Tak Sedarah
tapi ....
Kita Semua adalah Saudara "

Penulis Qurniawan Rusli

Tidak ada komentar:

Posting Komentar